Tahun Baru Imlek
Monday, January 21st, 2008Perayaan Tahun Baru Imlek (Sienci) atau Tahun Baru Khonghucu 1 Cia Gwee 2559 menurut penanggalan masehi jatuh pada tanggal 7 Februari 2008. Bagi umat Khonghucu, Tahun Baru Imlek dirayakan dengan melaksanakan sembahyang sujud syukur ke hadirat Thian, Tuhan YME yang telah melimpahkan curahan berkat dan rahmat-Nya sepanjang tahun yang telah berlalu hingga dapat memasuki tahun yang baru. Perayaan ini mengandung makna agama yang mendalam karena diikuti berbagai upacara keagamaan/ritual yang dilaksanakan sebelum dan sesudah Tahun Bru Imlek.
Bagi orang Khonghucu Indonesia melakukan sembahyang sujud syukur pada Tahun Baru Imlek merupakan kewajiban pelaksanaan ibadah sesuai keyakinan agamanya. Umat Khonghucu tidak menyatakan perayaan Tahun Baru Imlek sebagai Thun Baru Cina. Agama Khinghucu da di dunia sudah ribuan tahun sebelum negara Cina diproklamirkan. Oleh karena itu hrus dibedakan dengan orang yang kebetulan etnis Cina lalu ikut merayakannya, maka sesuatu hal yang keliru dan salah kaprah kalau persujudan dan puji syukur kepada Tuhan pada hari itu dikaitkan dengan budaya, adat dan tradisi Cina.
Janganlah menanggapi agama Khonghucu dengan menanggapi secra tradisi Cina. Dlam perkembangn suatu ajaran agama di mana agama itu lahir di suatu tempat, yang sebelumnya telah memiliki suatu tradisi dan budaya yang spesifik, maka ajaran agama ini turut mempengaruhi tradisi dan budaya setempat dan bukan sebaliknya. Namun disadari, dalam perkembangannya kemudian, agama apapun akan turut terbawa tradisi awal di mana tempat agama itu terlahir. Adalah suatu kebetulan agama Khonghucu lahir di Tiongkok, tetapi agama Lhonghucu tidak membicarakan tentang trdisi Cin namun membicarakan tentang Tuhan, Firman, Iman, Kebijakan, dan sebagainya. Dalam siftnya yang universal dan global, agama Khonghucu di Indonesia, baik dalam Kitab Sucinya, kebaktinnya, ritualnya menggunakan bahasa Indonesia tapi mengangkut hal-hal yang prinsip tentang keimanan tetap memakai bahasa Kitabnya.
Di RRC sendiri, Thun Baru Imlek dirayakan sebagai perayaan musim semi, demikian juga berlainan dengan masyarakat Cina lain yang merayakannya sebagai menyambut tahun "kelinci".
Kehadiran tulisan ini mencoba menjelaskan sepintas kilas tentang makna agama yang terkandung di dalam perayaan Tahun Baru Khongcu/Imlek, dengan maksud agar dapat menambah pengertian bagi umat Khonghucu dan segenap simpatisannya, juga umat beragama lain agar lebih dapat diketahui khalayak masyarakat guna menghindari salah persepsi.
Penanggalan Imlek
Perhitungan penanggalan Imlek semula didasarkan atas peredaran bulan mengelilingi bumi (lunar calender), dan telah dikenal sejak ribuan tahun sebelum masehi. Uniknya perhitungan penanggalan ini juga didasarkan atas peredaran bumi mengelilingi matahari (solar calender), seperti penanggalan masehi. Maka terjadi penyesuaian yaitu melalui mekanisme yang dikenal sebagai ‘Lun Gwee’ (bulan ulang) atau penyisipan 2 (dua) bulan tambahan setiap 5 (lima) tahun. Dengan adanya penyesuaian ini maka lebih tepat disebut penanggalan Imyanglek (sistem lunisolar).
Dalam sejarah tercatat, penanggalan Imlek dimulai sejak tahun 2637 SM, sewaktu Kaisar Oet Tee / Huang Ti (2698-2598 SM) mengeluarkan siklus pertama pada tahun ke-61 masa pemerintahannya. Penanggalan Imlek sebutan asalnya adalah He Lek, yakni Penanggalan Dinasti Ke / Hsia (2205-1766 SM), di mana pertama kali mengenalkan penanggalan berdasarkan solar, dan penetapan tahun barunya bertepatan dengan tibanya musim semi. Dinasti Sing/Ien (1766-1122 SM) menetapkan tahun barunya mengikuti Dinasti He, yakni akhir musin dingin. Nabi Khongcu yang hidup pada zaman Dinasti Cou / Chin (1122-255 SM) merasakan bahwa sistem penanggalan yang dipakai Dinasti Ciu kurang mempunyai nilai praktis, yaitu karena tahun baru jtuh jatuh pada hari Tangcik (Tung Ze).Saat itu hari tengah musim dingin maka pendapat Nbi Khongcu, penanggalan Dinasti He yang paling tepat, hal itu dapat diketahui dari Sabda Nabi Khongcu : "Pakailah penanggalan Dinasti He …" Kitab Sabda Suci (Lun Gi / Lun Yu) jilid XV : 11.
Adapun yang menjadi dasar pertimbangan Nabi Khongcu adalah kesejahateraan umat manusia. Pada kehidupan zaman dahulu, penetapan saat tahun baru memegang peranan yang amat penting, karena penetapan tersebut menjadi pedoman bagi semua orang untuk mempersiapkan segala pekerjaan untuk tahun yang berjalan, terutama para petani yang akan mulai bercocok tanam pada saat akhir musim dingin dan memasuki musim semi. Penanggalan ini sangat cocok bagi petani karena penanggalan tersebut perhitungan musim, peredaran matahari, serta uraian penjelasan mengenai iklim, maka penanggalan tersebut jadi populer dan disebut juga Long Lek (penanggalan petani).
Kaisar Han Bu Tee (140-86 SM) dari Dinasti Han (206 SM-220) menetapkan agama Khonghucu sebagai agama negara, dan penanggalan yang dianjurkan oleh Nabi Khongcu, yaitu He Lek resmi dipakai semua orang, baik masyarakat maupun pemerintahan dan tahun pertamanya dihitung dari tahun kelahiran Nabi Khongcu, yaitu tahun 551 SM, dengan demikian penanggalan Imlek dan penanggalan masehi berselisih 551 tahun. Oleh karenanya jika tahun masehi saat ini 2008, maka tahun Imleknya menjadi 2008 + 551 = 2559. Karena dihitung sejak Nabi Khongcu lahir maka tahun Imlek lazim disebut sebagai Khongculek.
Sistem penanggalan Imlek ini digunakan juga dalam kehidupan keagamaan di antara umatnya di Jepang, Korea, Vietnm, Taiwan, Burma, dan negara lainnya meskipun dengan nama yang diucapkan berbeda-beda tetapi merayakan hari tahun barunya sama. Bahkan di lingkungan agama Budha Sekte Mahayana yang berkembang di kawasan Asia Timur juga menggunakan penanggalan Imlek guna menentukan hari-hari suci keagamaannya.
Tahun Baru Khongcu (Imlek) selalu jatuh pada bulan baru (Chee It / Chu Yi) setelah memasuki Tai Han (T Kan) 21 Januari (Great Cold - saat terdingin), sampai dengan tibanya Hi Swi (Yi Suei) 19 Feebruari (spring showers - hujan musim semi). Tapi masih dapat ditolerir paling awal 3 hari sebelumnya seperti tahun 1969 jatuh pada hari Sabtu, 18 Januari 1969.
Afanya informasi dan berbagai tanggapan bahwa Tahun Baru Imlek / Khongculek 2559 dimajukan menjadi tanggal 7/8 Januari 2008, kemungkinan adalah suatu upaya untuk mempercepat berakhirnya "tahun harimau" yaitu dianggap penuh berbagai krisis. Tapi perlu ditegaskan bahwa Tahun Baru Imlek Khongculek 2559 yang benar adalah 07 Februari 2008.
Makna Religius
Pergantian tahun yang baru merupakan suatu penyesuaian terhadap gejala alam semesta, yang dilambangkan berkah-Nya melimpah bagi semua mahluk hidup. Di dalam kehidupan manusia, tahun baru merupakan suatu masa tentang keharmonisan dalam tata kehidupan, semua umat bergembira menyambut kehadiran tahun yang baru ini dengan penuh harap. Sesungguhny pa bedanya tahun kemarin dengan tahun baru, malam kemarin dengan malam tahun baru? Mengapakah pergantian tahun disertai dengan makna yang sarat, sehingga sanggup menghimpun manusia untuk merayakannya?
Pergantian tahun merupakan suatu momentum untuk menyadari secara mendalam, bahwa kita terikat oleh waktu. Bersamaan dengan itu gejala perubahan alam dalam masa pergntian tahun, manusia diingtkan bahwa ia hidup dalam ruang dan waktu tertentu. Keterikatan perjalanan hidup terhadap ruang dan waktu menyadarkan kita sebagai makhluk yang kecil dan lemah di hadapan Tuhan, kekuasaan yang mengatur alam semesta ini. Sekurang-kurangnya manusia mengucapkan syukur, berterima kasih karena masih diberi kesempatan menjalani kehidupan dalam ruang dan waktu ini. Karunia Thian, Tuhan YME berlimpah dicurahkan kepada umat manusia. Oleh karena itu sudah sewajarnya manusia sadar untuk berusaha menengadah mengucapkan puji syukur. Pada saat ini kita berusaha memperbaiki diri dan mengakhiri semua permusuhan, kebencian, dan kejahatan.
7 Things about Chinese New Year
Inilah 7 Things About Chinese New Year
atau 7 Hal Mengenai Tahun Baru Imlek versi gw. Kenapa hanya tujuh?
Karena katanya tahun ini tahun baru Imlek 2559. Kok maksa? Suka-suka gw
dong!
- Hujan
Hujan di malam tahun baru dianggap membawa rejeki, asal gak deras-deras aja biar gak banjir
- Makan-makan
Acara makan-makan biasanya dilakukan pada malam Tahun Baru Imlek
sekalian jadi ajang kumpul sanak keluarga. Urusan makan-makan ini
biasanya juga dikoordinir oleh anggota keluarga besar yang paling
senior, bisa di rumah makan atau di rumahnya si senior. - Bersih-bersih
Biasanya bersih-bersih rumah
dilakukan sehari sebelumnya, soalnya pas hari H katanya sih gak boleh
nyapu-nyapu agar rejekinya gak ikut tersapu. Setelah hari H barulah
boleh dibersihkan. Gak mungkin dong gak nyapu-nyapu lagi sampai tahun
depan. Gila apa?
- Shio
Ganti tahun ganti shio. Mereka yang lahir setelah 28 januari 2006
hingga datangnya tahun baru Imlek berikutnya dianggap bershio Anjing.
Sementara cerita soal asal-usul keberadaan shio yang terdiri dari 12
jenis binatang yang menyebut-nyebut keterlibatan Sang Buddha jelas
perlu dipertanyakan kebenarannya. Selain tidak terdapat dalam riwayat
hidup-Nya, buat apa juga Sang Buddha ngurusi soal shio kalau Beliau
sendiri mengajarkan nasib baik dan buruk seseorang ditentukan oleh
perbuatan masing-masing? - Ang Pao
Ah, rasanya sudah banyak yang tahu soal
amplop merah berisi sejumlah uang ini. Menurut tradisi sih biasanya
diberikan kepada anak-anak atau mereka yang belum menikah. Kalo ada
yang di luar itu ikut ngantri, gak tau deh… - Jeruk
Tahun baru Imlek tanpa kehadiran jeruk adalah basbang. Jeruk yang digemari biasanya sih yang berwarna orange.
Gak heran toko-toko buah selalu makin ramai menjelang tahun baru Imlek.
Apalagi sekarang ini tersedia juga paket-paket jeruk yang dikemas dalam
dus khusus. - Gong Xi Fa Cai
Sekarang semakin sering
mendengar ucapan “Gong Xi Fa Cai”. Sepertinya akan lebih lengkap jika
dibarengi dengan ucapan “Xīn nian Kuaile” (Selamat Tahun Baru Imlek),
karena kalau hanya “Gong Xi Fa Cai” artinya adalah Semoga Sukses. Xīnnián kuàilè, Gōngxǐ fācái!
Trus, kue keranjang mana? Barongsai mana? Yusheng
mana? Petasan mana? Lampion mana? Ah, kan udah dibilangin tadi kalo ini
7 Hal Mengenai Tahun Baru Imlek versi gw! Hi hi hi… :plok:
愉快的中国新年
Happy Chinese New Year 2559
愉快的中国新年 2559
Xīnián kuàilè 2559
Selamat Tahun Baru Imlek 2559
Wishing you a prosperous new year
恭喜发财
Gōng xǐ fā cái
selamat dan semoga banyak rejeki
Nb: Wŏ de angpao nălĭ?